Lansia penyandang disabilitas berhak mendapatkan bantuan – Jofri Jaraiee
Rencana

Lansia penyandang disabilitas berhak mendapatkan bantuan – Jofri Jaraiee

Lansia penyandang disabilitas berhak mendapatkan bantuan – Jofri JaraieeKeluarga Going Derman meminta bantuan dan perlindungan yang tepat dari pihak terkait.Masalah perambah dan sulitnya memiliki tanah sendiri di Kota Miri semakin parah akibat harga rumah yang terlalu mahal dan tidak mampu dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

Seorang warga yang sudah lebih dari 40 tahun tinggal di Jalan Pujut @ ‘Pujut Rail’ Tanjung Batu mengadu ke PAS karena tidak bisa mendapatkan bantuan kesejahteraan dari instansi terkait.

Going Derman, 70, memiliki 6 orang anak yang terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki. Istrinya bekerja sebagai asisten juru masak di Pasar Malam Seberkas dan dia sendiri tidak bekerja karena kehilangan penglihatan karena kecelakaan.

Going menerima nasib buruk ketika dia terkena paku di salah satu matanya saat kembali dari bekerja di rumah pada tahun 2010.

Ia dirawat di rumah sakit selama lebih dari sebulan di Rumah Sakit Umum Miri dan diberikan pengobatan gratis karena dipastikan OKU (penyandang cacat) akibat kecelakaan itu.

Dia diberi kartu OKU oleh badan amal itu tetapi sampai sekarang belum menerima bantuan bulanan.

Alasan yang diberikan oleh zakat adalah agar anaknya mampu menghidupi dirinya dan keluarganya.

  Kartu OKU Going Derman yang diterbitkan oleh Departemen Kesejahteraan Sosial. Kartu OKU Going Derman yang diterbitkan oleh Departemen Kesejahteraan Sosial. Putri sulungnya sudah menikah dan memiliki satu anak. Putra ke-2 bekerja sebagai tentara di Semenanjung sedangkan 3 lainnya masih bersekolah di SMK Baru dan juga di SK Pujut.

Menurut istrinya, anak-anaknya yang masih bersekolah juga tidak mendapatkan bantuan sekolah seperti siswa lainnya.

Ketiga anak itu pergi ke sekolah menggunakan van sekolah dan biaya bulanan RM135,00.

Menurutnya, hanya sekali Baitulmal Sarawak memberikan sumbangan namun setelah itu tidak ada lagi sumbangan yang diterima.

Pergi yang tidak mampu bekerja dan hanya bergantung pada nasib istri dan anak-anaknya, tentu tidak cukup untuk menutupi pengeluaran sehari-hari keluarga.

Mereka sangat berharap permasalahan yang dihadapi selama ini mendapat perhatian dari pihak yang berwenang dan terkait. Kondisi rumah mereka juga sudah bobrok dan perlu diperbaiki karena tidak mampu.

Oleh karena itu, badan kesejahteraan dan Baitulmal Sarawak dihimbau untuk memberikan bantuan bulanan kepada Going karena ia berhak menerima bantuan bulanan karena tidak dapat bekerja dan dapat dikategorikan sebagai masyarakat miskin kota.

Pihak yang bersangkutan bisa datang dan melihat sendiri situasi dan nasib yang menimpa Going. Kerjasama dari pihak terkait untuk mengatasi masalah Pergi sekeluarga sangat kami hargai. – 7 Maret 2016.

* Ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan The Malaysian Insider.


Posted By : Togel Hari Ini Hongkong Yang Keluar