Malaysia tidak akan menangani masalah Kepulauan Spratly sendirian, kata Hishammuddin
Bahasa

Malaysia tidak akan menangani masalah Kepulauan Spratly sendirian, kata Hishammuddin

Malaysia tidak akan menangani masalah Kepulauan Spratly sendirian, kata HishammuddinMenteri Pertahanan Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengatakan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Australia, minggu depan, untuk berbagi informasi guna membahas pembangunan dan penempatan aset mereka di Laut China Selatan khususnya di Kepulauan Spratly lebih lanjut. – Foto file Orang Dalam Malaysia, 14 Maret 2016.Malaysia tidak akan sendirian dalam menangani isu China yang melakukan pembangunan dan menempatkan aset mereka di Laut China Selatan, khususnya di Kepulauan Spratly, kata Menteri Pertahanan Datuk Seri Hishammuddin Hussein.

Dia mengatakan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Australia, minggu depan, untuk berbagi informasi guna membahas masalah tersebut lebih lanjut.

Dia juga akan bertemu dengan perwakilan pemimpin dari negara tetangga Vietnam dan Filipina untuk mencari dukungan dalam membatasi negara adidaya.

“Diskusi dengan negara-negara itu sangat penting untuk memastikan Malaysia tidak sendirian dalam mencegah tindakan agresif … jika benar, peningkatan aset militer di pulau itu.

“Namun, kementerian saya tidak akan terlibat dalam operasi militer di pulau-pulau untuk menghindari konflik geopolitik antara negara dan kekuatan besar,” katanya setelah menyampaikan pidato utama dari Kursus Pemerintah dan Staf Malaysia di Sekolah Staf Angkatan Bersenjata di Dewan Hikmat, Jalan Padang Tembak di Kuala Lumpur hari ini.

“Bagi saya penting, 2 hal terpisah ditangani langsung dengan kekuatan besar dalam konteks Laut Cina Selatan. Penting bagi kita untuk melihat dari saluran diplomatik klaim yang tumpang tindih di pulau-pulau tertentu, dan ini berada di bawah kewenangan dan tanggung jawab Wisma Putra,” kata Hishammuddin.

Kepulauan Spratly terdiri dari lebih dari 100 pulau kecil atau terumbu karang di tengah Laut Cina Selatan, dekat Malaysia, Filipina, Vietnam, Cina dan Brunei.

Ini adalah mangsa dari semua negara yang bersangkutan mempertahankan klaim mereka masing-masing atas nusantara, yang dikatakan berada di landas kontinen dan mengandung minyak bumi dan gas alam.

Sementara itu, ia juga menyampaikan belasungkawa kepada dua tentara yang tewas saat truk yang mereka tumpangi tergelincir di pinggir jalan di Jalan Ranau-Telupid, kemarin.

“Saya telah meminta wakil saya Datuk Johari Baharom untuk mengunjungi keluarga para korban yang terlibat dan memberikan bantuan apa pun dalam insiden memilukan itu.

“Selain itu, saya meminta semua pihak yang bertanggung jawab untuk melihat secara serius dan menyelidiki penyebab kecelakaan itu,” kata Hishammuddin.

Kemarin, 2 orang tentara tewas dan 5 orang luka berat saat truk yang mereka tumpangi tergelincir di pinggir jalan di Jalan Ranau-Telupid.

Sebanyak 19 tentara juga terluka dalam insiden itu sekitar pukul 11.30 pagi. – Bernama, 14 Maret 2016.


Posted By : pengeluaran hongkong