Pemecatan Dr Mahathir adalah bukti bahwa Najib perlu mengundurkan diri – Mahfuz Omar
Rencana

Pemecatan Dr Mahathir adalah bukti bahwa Najib perlu mengundurkan diri – Mahfuz Omar

Penghapusan Tun Dr Mahathir Mohamad sebagai penasihat Petronas bukanlah hal yang mengejutkan. Hal ini diduga karena sifat dan praktik politik yang bodoh, pemarah, dan keras kepala dari perdana menteri dan pemimpin pemerintahan yang memiliki “otak ceroboh” dalam pengambilan keputusan.

Pencopotan Dr Mahathir tidak membantu menyelesaikan atau mengurangi masalah yang dihadapi negara dan rakyat yang bersumber dari kekeraskepalaan satu orang, yaitu Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak.

Lucunya, alasan perampasan tersebut hanya berkisar pada Deklarasi Rakyat “Selamatkan Malaysia” yang digagas dan dimobilisasi oleh Dr Mahathir yang dianggap oleh Kabinet sebagai upaya untuk menggulingkan pemerintah dengan cara yang bertentangan dengan hukum dan undang-undang. konstitusi. Dr Mahathir dianggap tidak lagi mendukung pemerintah.

Saya bertanya-tanya bagaimana resolusi Deklarasi Rakyat yang menyetujui pencopotan Najib sebagai perdana menteri melalui jalur damai dan jalur hukum yang diizinkan dianggap bertentangan dengan hukum dan konstitusi negara?

Apakah dengan pengunduran diri Najib sendiri atau mosi tidak percaya di antara anggota Dewan Rakyat atau tuntutan dan seruan dari rakyat agar Najib mengundurkan diri dianggap ilegal di negara ini?

Bagaimana peristiwa pencopotan Datuk Seri Mukhriz Mahathir sebagai Menteri Besar Kedah dengan pernyataan tersumpah yang dipaksakan kepada Anggota Majelis Negara (Adun) Umno-Barisan Nasioanal melalui jalur hukum?

Apakah Jaksa Agung memberikan interpretasi ini kepada Kabinet yang pada akhirnya menghasilkan keputusan untuk mencopot Dr Mahathir? Keputusan Kabinet untuk melucuti Dr Mahathir dengan alasan itu menunjukkan “pemikiran otak” para pemimpin UMNO-BN.

Bukankah Dr Mahathir sendiri pernah mengundurkan diri? Demikian pula Tun Abdullah Ahmad Badawi mengundurkan diri setelah diminta dan didesak oleh banyak pihak agar dia mengundurkan diri sebagai perdana menteri karena kelemahan dan kegagalannya memimpin negara?

Sekarang kepemimpinan Najib lebih buruk dari Pak Lah. Kerusakan negara dan kehidupan rakyat melalui penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, 1Malaysia Developemnet Berhad (1MDB), pajak barang dan jasa (GST) dan sebagainya telah mencapai tingkat kritis.

Keputusan Kabinet hanya atas dasar “Demi Najib” dan terus membela kepentingan sendiri dan bukan demi negara dan rakyat. Jika mereka berjuang atas dasar negara dan rakyat, anggota Kabinet harus bergabung dengan Deklarasi Rakyat untuk Menyelamatkan Malaysia dan meminta Najib mundur sebagai perdana menteri.

Singkirkan dan minta Najib turun bukannya menggulingkan pemerintah. Deklarasi Rakyat bertujuan untuk mengoreksi pemerintah dan mengembalikan Malaysia ke jalurnya.

Deklarasi Save Malaysia People ini merupakan bagian dari gerakan untuk menegakkan kekuasaan rakyat yang disalahgunakan oleh kepemimpinan pemerintahan BN setelah mandat diperoleh. Langkah ini tidak melanggar hukum apa pun dan Konstitusi Federal.

Di sisi lain, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, 1MDB, RM2,6 miliar di akun pribadi Najib, RM42 juta dari SRC International ke akun pribadi Najib dan seterusnya Najib dan kepemimpinan negara melanggar hukum dan Konstitusi Malaysia.

Deklarasi People’s Save Malaysia hanya bertentangan dengan kemauan politik Najib dan pimpinan BN Umno. Pencopotan Dr Mahathir sebagai penasihat Petronas memungkinkan dan semakin membuktikan tuntutan Deklarasi Save Malaysia People bahwa Najib harus mundur sebagai perdana menteri. – 12 Maret 2016.

* Datuk Mahfuz Omar adalah Anggota DPR Pokok Sena.

* Ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan The Malaysian Insider.


Posted By : Togel Hari Ini Hongkong Yang Keluar